![]() |
| Saya Akan Menyusul Pake TOGA " AMIEN " |
Tanganmu sibuk sepanjang hari
Ibu tak punya banyak waktu luang
Bila ku ajak kau bermain
Engkau menjawab “Ibu tidak sempat, Nak”
Engkau mencuci baju, menjahit, memasak,
Semua untuk Aku…
Tetapi kala aku tunjukkan buku ceritaku
Engkau menjawab “Sebentar Sayang…”
Di malam hari engkau tidurkan aku
Engkau dengarkan do’aku.. Engkau padamkan lampu
Lalu berjingkat meninggalkanku
Kalau saja engkau tinggal barang satu menit lagi..
Sebab hidup itu singkat, Tahun-tahun bagai berlari
Bocah cilik tumbuh begitu cepat
Aku tidak lagi berada di sisi Ibu
Membisikkan rahasia-rahasia kecilku
Buku-buku dongengku entah di mana
Takkan ada lagi ajakan bermain
Tak ada lagi cium Selamat Malam
Tak kudengar lagi do’amu
Semua itu milik masa lalu
Tanganmu dahulu sibuk sekarang diam
Hari-hari terasa panjang membentang
Kalau saja aku bisa kembali ke masa lalu
Menyambutmu hangat di sisiku
Memberiku waktu dari hatimu
UNTUK BABEH
Segarang manapun ayah pada kita, kasih sayang seorang ayah itu terlalu sulit untuk difahami. Belajarlah untuk memahami kasih sayang mereka, kerana selalunya ego lelaki itu melindungI sifat kasih sayang yang ada pada seorang lelaki. Cubalah menyelongkar benak rasa seorang ayah itu, kerana kadangkala mereka tidak pandai untuk menzahirkan betapa sayangnya mereka pada kita. Hargailah mereka sementara mereka masih ada, kerana ada antara kita sudah kehialngannya, atau tidak pernah merasai kehadirannya..Ampunkan dosaku ayah..Ayah, adik sayang ayah..Adik rindu ayah..Semoga ayah panjang umur, murah rezeki dan sentiasa gembira..Salam sayang buat ayah ibu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar